Wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, diguncang gempa bumi pada Sabtu (21 Februari 2026) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat kekuatan gempa tersebut mencapai magnitudo 4,6.
Guncangan terjadi tepatnya pada pukul 19.23 WIB. Berdasarkan informasi yang dirilis BMKG melalui akun media sosialnya, episentrum gempa terletak sekitar 3 kilometer di sebelah tenggara Kabupaten Tangerang.
Kedalaman dan Lokasi Pusat Gempa
BMKG menyatakan bahwa pusat gempa atau hiposentrum berada di darat dengan kedalaman yang cukup signifikan, yaitu 160 kilometer. Data koordinat yang dipublikasikan menunjukkan lokasi pada 6.27 Lintang Selatan dan 106.51 Bujur Timur.
Kedalaman gempa yang mencapai 160 kilometer ini termasuk dalam kategori gempa menengah. Gempa dengan kedalaman seperti ini umumnya dirasakan getarannya di permukaan, namun intensitasnya dapat bervariasi tergantung jarak dari episentrum dan kondisi geologi setempat.
Respons dan Imbauan
Laporan cepat dari BMKG ini menjadi informasi penting bagi masyarakat dan instansi terkait. Meskipun kekuatannya moderat, gempa yang berpusat di darat selalu memerlukan kewaspadaan terhadap potensi dampak lanjutan.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak terpancing oleh informasi yang tidak jelas sumbernya, dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG dan pihak berwenang. Memastikan kesiapsiagaan dan pengetahuan tentang tindakan yang harus dilakukan saat gempa terjadi merupakan langkah penting dalam mitigasi bencana.
