Thu. Jan 8th, 2026
Satu Keluarga Tewas di Kontrakan Warakas, Polisi Dalami Penyebab

Slot Deposit Dana — Penyebab kematian satu keluarga di sebuah rumah kontrakan di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, masih dalam pendalaman oleh pihak kepolisian. Ketiga korban yang meninggal dunia diketahui merupakan satu keluarga, yaitu seorang ibu bernama Siti Solihah (50) beserta kedua anaknya, Afiah Al Adilah Jamaludin (27) dan Adnan Al Abrar Jamaludin (13).

Laporan Warga dan Olah TKP Awal

Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara menerima laporan dari warga mengenai penemuan tiga jenazah di dalam sebuah kontrakan di Jalan Warakas VIII. Tim gabungan yang terdiri dari unit Identifikasi Korban dan Forensik (Inafis) serta Dokter Kepolisian (Dokkes) segera bergerak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Ketiga korban tersebut merupakan satu keluarga yang tinggal di kontrakan ini,” jelas Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Seno Adji Pradana, kepada awak media pada Jumat (2/1/2026). Jenazah tidak ditemukan dalam satu ruangan yang sama. Satu korban ditemukan di ruang tamu, sementara dua korban lainnya berada di kamar terpisah.

Dalam proses pengamanan TKP, polisi menyita sejumlah barang yang diduga terkait peristiwa, antara lain botol air mineral, ponsel milik korban, serta bungkus-bungkus makanan yang ada di tempat sampah.

Temuan Busa di Mulut Jenazah

Hasil pemeriksaan awal secara kasat mata mengungkap adanya indikasi busa yang keluar dari mulut ketiga jenazah. Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa penyebab kematian yang pasti masih menunggu hasil pemeriksaan medis yang lebih mendetail.

“Untuk saat ini masih kita dalami penyebab kematiannya. Jenazah telah dibawa ke RS Polri untuk autopsi. Dari pemeriksaan awal, terlihat keluar busa dari mulut jenazah,” ujar Iptu Seno.

Satu Anggota Keluarga Selamat

Selain ketiga korban yang meninggal, terdapat satu anggota keluarga lainnya yang ditemukan masih hidup. Korban yang selamat tersebut adalah Abdullah Syauqi Jamaludin (22) dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara.

“Betul ada satu korban yang kondisinya masih dirawat di RS Koja dan sedang dalam penanganan dokter,” tandasnya.

Puslabfor Bareskrim Polri Turun Tangan

Untuk mengungkap kasus ini secara tuntas, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri turun langsung melakukan pemeriksaan forensik di TKP. Kedatangan tim forensik yang didampingi oleh anggota Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara menarik perhatian warga sekitar.

Sejumlah peralatan forensik dibawa masuk ke dalam rumah kontrakan untuk melakukan pemeriksaan yang menyeluruh. Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro, menyatakan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung.

“Masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman. Tim kami berkolaborasi dengan tim identifikasi Polres dan RS Polri untuk mengumpulkan seluruh bukti. Keterangan lengkap akan disampaikan setelah ada rilis resmi,” pungkas AKP Handam.

By admin