Sun. Nov 30th, 2025

Slot Deposit 5000 — Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B semakin mendekati penyelesaian, dan salah satu fitur penting yang disiapkan adalah integrasi langsung dengan Stasiun KRL Manggarai. Integrasi ini tidak berarti kedua moda berbagi peron yang sama, melainkan dihubungkan melalui jalur konektivitas khusus yang dirancang untuk memudahkan perpindahan penumpang.

Direktur Proyek LRT Jakarta, Ramdani Akbar, menjelaskan bahwa jalur khusus tersebut akan menjadi bagian dari ruang lingkup proyek Fase 1B. Penumpang nantinya bisa berpindah dari KRL ke LRT Jakarta maupun sebaliknya tanpa keluar area stasiun, sehingga pengalaman perjalanan menjadi lebih efisien.

Ramdani menuturkan bahwa jalur konektivitas ini akan berada langsung di antara Stasiun LRT Manggarai dan Stasiun KRL Manggarai. Menurutnya, kehadiran jalur ini akan meningkatkan aksesibilitas dan menjadi nilai tambah bagi penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke berbagai titik di Jakarta.

LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan Velodrome dan Manggarai ditargetkan beroperasi pada Agustus 2026. Berdasarkan kajian, layanan ini berpotensi menarik 60 hingga 80 ribu penumpang per hari, meski angka tersebut akan bertahap tercapai seiring adaptasi masyarakat terhadap moda transportasi baru ini.

Fase 1B memiliki panjang lintasan sekitar 6,4 kilometer dengan lima stasiun, yaitu Pemuda Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai. Jika selesai dibangun, total jaringan LRT Jakarta akan mencapai 12,2 kilometer dengan 11 stasiun dari Pegangsaan Dua hingga Manggarai.

Sampai saat ini, enam stasiun pada Fase 1 telah beroperasi sepanjang 5,2 kilometer, yaitu Pegangsaan Dua, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome.

Direktur Utama PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen, menambahkan bahwa jumlah penumpang LRT Jakarta kini sudah menembus satu juta orang dengan rata-rata harian sekitar 3.579 penumpang. Perusahaan menargetkan mencapai 1,2 juta penumpang hingga akhir 2025.

Selain itu, tingkat ketepatan waktu LRT Jakarta disebut mencapai 99,9 persen hingga Oktober 2025, menjadikannya salah satu moda transportasi dengan performa terbaik. Roberto menyebut standar pelayanan minimum LRT Jakarta mencapai 98,1 persen, angka yang dinilai tinggi untuk transportasi publik di perkotaan.

Dengan peningkatan konektivitas dan kualitas layanan tersebut, LRT Jakarta diharapkan menjadi pilihan transportasi yang semakin menarik bagi masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan Jakarta.

By admin